Mengatasi Problem seks dalam perkawinan

Kehidupan seks yang sehat akan membuat hubungan suami istri jauh lebih baik dan meningkatkan kemesraan rumah tangga. Kehidupan seks dalam rumah tangga merupakan ungkapan cinta suami dan istri. Punya masalah seks dengan pasangan? Jangan panik, berikut ini adalah beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk menangani masalah seks didalam perkawinan anda.

1. Memperbaiki komunikasi
A. Pilihlah waktu untuk berdua saja
Melakukan percakapan tentang masalah seksual bisa menyulitkan dan terasa canggung, apalagi jika Anda berdua merasakan kurangnya ketertarikan seksual di tempat tidur. Jangan membicarakan hal tersebut dengan pasangan secara tiba-tiba ketika makan malam di restoran atau sedang bersama teman. Carilah waktu ketika anda hanya berdua dan di tempat yang pribadi, untuk membicarakan masalah ini.

B. Bicarakan masalah yang dihadapi
Komunikasi yang terbuka dan jujur antar pasangan dapat memperkuat hubungan seksual. Membicarakan masalah seksual dalam pernikahan akan menunjukkan bahwa anda berusaha menjadikan seks sebagai prioritas dalam hubungan, dan bukan sesuatu yang jarang dilakukan. Tanyakan apakah ada masalah yang        spesifik. Jika pasangan mengungkapkan rasa bosan di tempat tidur, pikirkan cara untuk menambah variasi dalam rutinitas seks yang biasa-biasa saja. Pasangan Anda mungkin merasa lelah dengan rutinitas kerja sehari-hari atau merasakan kesan negatif terhadap tubuhnya. Diskusikan solusi untuk masalah ini,            seperti mengurangi jam kerja di kantor, berlibur berdua saja, atau melakukan olahraga bersama.

C. Berfokuslah pada cara Anda berdua memenuhi kebutuhan satu sama lain.
Beri tahukan pasangan anda dan tanyakan bagaimana caranya agar anda bisa memenuhi kebutuhannya, yaitu kebutuhan seksual. Cobalah bekerja sama untuk mengidentifikasi masalah yang menyebabkan kurangnya ketertarikan seksual
 
D. Dengarkan satu sama lain.
Jangan menyela pasangan ketika ia sedang mengungkapkan perasaan atau masalah. Berfokuslah untuk mendengarkan sebelum menanggapi atau berbicara.
 

2. Mendorong ketertarikan seksual
A. Ciptakan suasana hati yang bergairah
Cobalah untuk menciptakan situasi yang membuat anda berdua bergairah. Beberapa pasangan merasakan kesulitan untuk berhubungan seks setelah memiliki anak. Jika anda tidak dapat menciptakan kembali situasi saat anda berdua bergairah, cobalah luangkan waktu khusus bersama pasangan, berdua saja. 

B. Hindari segala gangguan.
Buatlah kesepakatan untuk meninggalkan segala aktivitas dan gadget, jadikan kembali tempat tidur sebagai tempat untuk anda berdua agar intim bersama. Hilangkan segala gangguan yang terjadi diantara anda dan pasangan apalagi di tempat tidur.
 
C. Lakukan eksperimen untuk menciptakan hal baru.
Kebosanan adalah salah satu penyebab utama masalah seksual di antara pasangan yang menikah, apalagi jika Anda berdua cenderung berada dalam rutinitas atau melakukan posisi biasa di tempat tidur. Diskusikan posisi atau hal yang lebih menantang dan bersedialah untuk mencoba hal-hal yang tidak pernah dilakukan sebelumnya untuk mengetahui apakah Anda berdua menikmatinya. Jangan takut untuk melakukan eksperimen bersama.
 
D.Terbukalah tentang hasrat seksual Anda.
Daripada merasa malu dengan hasrat seksual Anda, berfokuslah untuk bersikap terbuka dan jujur dengan pilihan Anda. Biarkan pasangan mengetahui apa yang membuat Anda tertarik untuk melakukan atau mencoba, sehingga anda berdua bisa bekerja sama untuk menciptakan hubungan seksual yang sehat. Semakin terperinci Anda memberitahukan pasangan Anda, ia pun akan memberi respons yang sama.
 
F. Buatlah jadwal kencan seks.
Meskipun membuat jadwal berhubungan seks tepat waktu, tampak formal, hal ini bisa meyakinkannya kembali kalau Anda berdua akan menjadikan seks sebagai prioritas. Cobalah membuat jadwal kencan seks dalam waktu singkat selama enam bulan. Berfokuslah untuk menjalankan kencan berdua dengan cara yang intim, bahkan jika Anda tidak sedang ingin berhubungan seks

3. Mencari bantuan tenaga profesional
Jika anda sudah berusaha menyelesaikan masalah seks anda berdua dengan pasangan tapi sepertinya masih menemui jalan buntu, anda perlu mengkonsultasikannya dengan tenaga profesional, dalam hal ini dokter atau seksolog adalah orang yang tepat. 
 
A. Lakukan pemeriksaan medis.
Buatlah jadwal pertemuan dengan dokter. Tanyakan kepada dokter pengobatan yang mungkin dilakukan jika anda mengalami penurunan gairah seks seperti impotensi dan lain-lain. 

B. Buatlah jadwal pertemuan dengan seksolog.
Seksolog bertugas untuk membantu pasangan atau individu yang memiliki masalah seksual. Jika Anda dan pasangan kesulitan membahas masalah seksual, atau jika Anda memiliki masalah seksual, ini saatnya untuk berkonsultasi dengan tenaga profesional.
 
Referensi :
www.wikihow.com
 

Punya pertanyaan seputar KB dan kontrasepsi?

Konsultasi disini

x