Menjaga Pernikahan Romantis & Intim, bahkan setelah kehadiran anak

Pernikahan yang bahagia menjadi impian semua orang. Dalam rumah tangga anda akan menemui banyak pertentangan, perbedaan pendapat, sehingga terkadang sikap romantis akan berkurang. Penting bagi anda untuk tetap menjaga keromantisan sehingga keharmonisan rumah tangga tetap terjaga. Ketika baru menikah, sangat mudah menemukan waktu untuk bersama, tetapi ketika anak-anak lahir dan berada di tengah-tengah anda, lebih rumit menemukan waktu bersama. Anda perlu memahami nilai waktu kebersamaan mereka dengan tetap menjaga keintiman dan keharmonisan keluarga. Berikut ini cara menjaga pernikahan romantis dan intim setelah kehadiran anak.

1. Komunikasi
Komunikasi merupakan salah satu cara untuk mengungkapkan perasaan dengan keterbukaan dan kejujuran. Percakapan yang berarti setiap hari akan memungkinkan pasangan untuk berbagi perasaan, keyakinan, emosi dan memungkinkan anda menjalin hubungan. Membicarakan kejadian sehari-hari, ketika pasangan membuka hati dan berbagi apa yang paling berharga. Pasangan akan menemukan hubungan yang lebih intim sewaktu membuka perasaan satu sama lain.

2. Rencanakan waktu untuk berdua
Keintiman tidak harus dikorbankan ketika anak-anak lahir dalam pernikahan. Pastikan membuat perjanjian dengan pasangan Anda bahwa kencan tidak akan berhenti setelah kehadiran anak-anak. Buatlah aturan-aturan ini bagian dari kehidupan Anda, dan bahkan setelah anak-anak Anda lahir, keintiman pasangan suami dan istri akan menjadi bagian rutin dari kehidupan pernikahan Anda. Meluangkan waktu bersama dan sedikit menjauh dari anak-anak sehingga dapat fokus pada kebutuhan satu sama lain. Meminta bantuan orangtua atau babysitter mungkin dapat anda pertimbangkan untuk menitipkan sementara buah hati anda.  Hindarkan segala gangguan yang mengganggu aktivitas seksual. Kebanyakan pasangan cenderung bosan dengan rutinitas seksual yang sama, tidak ada salahnya anda mencoba untuk bereksperimen. Aktivitas kencan bisa anda rencanakan, hal kecil yang juga dapat anda lakukan dengan berpelukan dan berciuman tentunya hal ini dapat meningkatkan produksi hormon oksitosin. Selain membuat Anda bahagia, hormon ini juga memiliki efek seperti membentuk empati, kepercayaan dalam hubungan, dan perasaan terikat.

3. Rencanakan waktu untuk keluarga
Rutinitas pekerjaan terkadang membuat anda terlalu sibbuk sampai melupakan waktu bersama keluarga. Penting untuk bekerja untuk mendapatkan ekonomi untuk mencukupi kebutuhan tapi juga harus diimbangkan dengan waktu untuk bersama keluarga. Waktu yang terlewatkan begitu saja tidak akan berarti tanpa senyum dan tawa bersama keluarga. Bila perlu buat jadwal agar semuanya terencana. Waktu yang anda rencakan bersama keluarga menunjukkan perhatian bagi mereka. Perhatian yang ditunjukkan menambah keharmonisan keluarga. Banyak cara yang dilakukan untuk menunjukkan perhatian pada keluarga. Salah satunya mengingat hari penting seperti tanggal lahir atau hari jadi pernikahan. Hal tersebut dapat menciptakan waktu kebersamaan dengan keluarga.
 

Punya pertanyaan seputar KB dan kontrasepsi?

Konsultasi disini

x